Sponsors Link

Benarkah Tulang Rusuk Sakit Karena Batuk? Apa Penyebabnya?

Sponsors Link

Batuk dapat menjadi salah satu penyebab tulang rusuk sakit. Rasa sakit ini akan timbul jika batuk yang terjadi sudah cukup lama. Batuk secara terus menerus dapat memberikan tekanan kepada tulang rusuk. Hal inilah yang akhirnya membuat tulang rusuk menjadi sakit. Tulang rusuk yang mendapatkan tekanan karena batuk, juga dapat membuat tulang rusuk sakit saat bernapas. Batuk dapat membuat tulang rusuk sakit sebelah kiri dan juga sakit tulang rusuk sebelah kanan.

Beberapa penyebab tulang rusuk sakit karena batuk dapat ditelusuri dari penyebab batuk itu sendiri. Batuk secara terus menerus atau batuk kronis dapat terjadi karena berbagai hal berikut:

  • Alergi

Alergi merupakan suatu kondisi tertentu yang terjadi pada seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh berbeda dengan orang pada umumnya. Mereka yang alergi akan sangat sensitif dengan benda yang dapat menyebabkan ia alergi.

Dengan kata lain, tubuh seseorang dapat bereaksi secara berlebihan terhadap suatu zat yang ditanggapi oleh tubuh sebagai zat berbahaya, sekalipun sebenarnya zat ini tidak terlalu berbahaya bagi orang lainnya. Beberapa contoh alergi yang kerap terjadi adalah alergi dengan makanan lain, alergi debu, alergi telur, alergi bulu kucing, atau alergi benda atau zat lainnya.

Gejala dari alergi ini dapat berupa ruam-ruam pada kulit, gatal, mata yang memerah, bersin, batuk, hingga pingsan. Gejala alergi akan ditunjukan tiap seseorang bertemu atau bersentuhan dengan benda yang menyebabkan alergi. Misalnya seseorang yang alergi terhadap bulu kucing, maka ia dapat batuk dan bersih jika bersentuhan langsung dengan kucing.

Semakin sering bersentuhan dengan zat yang menyebabkan alergi, maka gejalanya akan semakin sering muncul. Jika alergi tersebut menimbulkan gejala berupa batuk-batuk, maka batuk akan sering terjadi jika sering bersentuhan dengan benda yang membuat alergi. Hal inilah yang dapat membuat tulang rusuk menjadi sakit. Batuk terus menerus menekan tulang rusuk sehingga lama kelamaan dapat menyebabkan rasa sakit.

  • Asma

Asma merupakan peradangan yang terjadi pada sistem pernapasan seseorang. Peradangan ini sudah menjadi kronis dan mengganggu sistem pernapasan tersebut. Umumnya asma berhubungan dengan alergi.

Seseorang yang mengalami alergi dapat menunjukan beberapa gejala, salah satunya asma. Biasanya mereka yang menunjukan gejala asma memiliki alergi terhadap benda-benda yang berhubungan dengan sistem pernapasan, misalnya bulu, debu, atau serbuk sari.

Akan tetapi, asma juga dapat kambuh karena sebab lainnya. Misalnya seseorang yang memiliki penyakit asma terkejut atau stress, maka asmanya dapat kambuh. Selain sesak napas disertai nyeri tulang rusuk, gejala asma juga dapat ditunjukan dengan batuk-batuk. Jika asma kerap kambuh, hal ini dapat menyebabkan batuk berulang terjadi.

  • Infeksi

Infeksi pada saluran pernapasan juga dapat menyebabkan batuk yang parah. Beberapa penyakit seperti tuberkulosis (TBC), infeksi mikoplasma, atau infeksi sinus merupakan penyakit yang ditunjukan dengan gejala batuk yang parah. Bahkan batuk merupakan salah satu penyebab penularan penyakit ini pada beberapa orang.

Tulang rusuk sakit karena batuk akan sangat mungkin pada penderita infeksi saluran pernapasan. Mereka akan sering mengalami batuk dan batuk ini tidak akan sembuh sebelum infeksi ini diobati.


  • Bronkitis

Bronkitis merupakan salah satu penyakit pada sistem pernapasan yang ditandai dengan gejala batuk parah yang tidak sembuh-sembuh. Jika sudah mengalami batuk dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya beberapa minggu atau berbulan-bulan, maka wajib memeriksakannya ke dokter terdekat. Mungkin saja batuk ini merupakan gejala awal dari penyakit bronkitis.

Batuk pada penderita bronkitis dapat berupa batuk kering atau batuk berdahak desertai dengan darah. Batuk yang terjadi secara terus-menerus ini akan membuat tulang rusuk menjadi sakit.

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Penyakit Paru Obstruktif Kronis merupakan salah satu penyakit yang menyerang paru-paru dan ditandai dengan kerusakan parah pada jaringan-jaringan penyusun paru-paru. Penyakit ini umunya digunakan untuk menggambarkan penyakit pada paru-paru yang sudah menahun dan menyebabkan kerusakan parah pada paru-paru, misalnya bronkitis yang sudah akut dan menahun atau emfisema (kondisi katup pada paru-paru yang sudah mengalami kerusakan). Penderita yang mengalami PPOK akan kesulitan bernapas dan mengalami keletihan yang berlebih.


Selain itu, penyakit ini juga akan menimbulkan gejala seperti batuk-batuk pada penderitanya. Batuk kronis pada penderita PPOK akan terjadi dalam waktu lama karena kerusakan yang sudah terjadi pada paru-paru. Batuk yang terjadi juga akan disertai dengan dahak dan lendir/mukus.

  • GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease)

Tulang rusuk sakit karena batuk dapat juga disebabkan oleh penyakit GERD. GERD merupakan penyakit yang disebabkan oleh naiknya asam langsung hingga menyebabkan rasa terbakar pada bagian ulu hati. Mulut juga akan terasa pahit ketika penyakit ini kambuh.

Selain itu, penyakit GERD akan disertai dengan batuk kering atau batuk berdahak hijau yang kerap terjadi. Batuk ini akan menekan tulang rusuk dan juga menyebabkan tenggorokan terasa sakit serta nyeri. Penderita GERD akan memiliki suara yang serak karena batuk berkepanjangan yang terjadi.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan batuk berkepanjangan terjadi pada seseorang. Batuk berkepanjangan inilah yang membuat tulang rusuk menjadi sakit. Jika batuk yang dialami sudah sangat parah dan sangat keras, hal ini dapat menyebabkan cedera tulang rusuk hingga menjadi penyebab patah tulang rusuk.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Friday 06th, April 2018 / 06:49 Oleh :
Kategori : Kesehatan Tulang