Sponsors Link

5 Penyebab Tulang Pergelangan Tangan Menonjol ke Atas

Sponsors Link

Tangan merupakan organ tubuh penting yang sangat berguna untuk kegiatan sehari-hari. Hampir seluruh aktivitas kita menggunakan tangan, seperti menulis, mengetik, makan, dan berkendara. Berbagai kelainan pada tangan tentu akan sangat mengganggu aktivitas dan mengurangi produktivitas kerja. Salah satu kelainan pada tangan yang banyak dikeluhkan adalah kelainan tulang pergelangan tangan yang menonjol.

Sebagian orang yang mengalami pergelangan tangan menonjol mengeluh sakit pada pergelangan tangan dan mengurangi keefektivannya dalam bekerja. Meskipun sebagian lainnya mengeluh tidak merasakan sakit akibat tonjolan tulang ini, namun tentunya tonjolan akan sangat mengganggu penampilan dan bisa mengurangi kepercayaan diri. Lalu sebenarnya apa yang menjadi penyebab tulang pergelangan tangan menonjol? Apakah benjolan tersebut berbahaya? Apa yang harus dilakukan ketika mengalami tulang pergelangan tangan menonjol?

Pergelangan tangan pada masing-masing sisi tubuh terdiri dari 8 buah tulang pendek yang saling berhubungan satu sama lainnya. Hubungan antar tulang tersebut dihubungkan oleh sendi dan pergerakkannya dibantu oleh otot, ligamen, dan tendon yang ada di sekitar pergelangan tangan. Pergelangan tangan kemudian dilindungi oleh jaringan kulit, termasuk kelenjar-kelenjar yang terdapat pada kulit, kemudian disuplai oleh pembuluh darah yang berfungsi membawa oksigen dan nutrisi, serta mengangkut zat sampah sisa metabolisme pergelangan tangan. Tonjolan pada pergelangan tangan dapat berasal dari berbagai bagian yang menyusun struktur pergelangan tangan tersebut. Tonjolan dapat berasal dari tulang, tendon, sendi, ataupun jaringan kulit yang menyusun pergelangan tangan.

Penyebab Tulang Menonjol

Terdapat berbagai kondisi yang mungkin dapat menjadi penyebab tulang pergelangan tangan menonjol. Beberapa kondisi tersebut di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Kista Ateroma

Kista ateroma atau dikenal juga dengan sebutan kista sebasea adalah tonjolan berupa kantong yang terdapat di bawah permukaan kulit yang berisi materi cairan. Kista sebasea merupakan kista yang tidak bersifat kanker. Kista sebasea terbentuk dari kelenjar minyak yang berada di jaringan kulit. Dalam kondisi normal kelenjar sebasea akan memproduksi minyak yang berfungsi melindungi dan melembabkan rambut dan permukaan kulit. Minyak yang dihasilkan kelenjar sebasea akan mencapai permukaan kulit melalui saluran khusus yang menghubungkan kelenjar dengan permukaan kulit. Ketika saluran tersebut rusak atau tersumbat, cairan akan menumpuk dan menyebabkan tonjolan, sehingga terbentuklah kista.

Rusaknya saluran tersebut dapat disebabkan oleh trauma, seperti tergores atau luka operasi, atau dapat juga disebabkan oleh kondisi tertentu seperti jerawat. Selain itu dapat juga disebabkan oleh kelainan struktur saluran kelenjar keringat. Pembesaran pada kista terjadi dengan sangat lambat, sehingga kista baru terasa setelah berbulan-bulan setelah trauma terjadi. Umumnya, kista sebasea tidak menimbulkan nyeri. Namun ketika kista sudah sangat besar akan mengganggu pergerakan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Selain itu kista yang sudah sangat besar akan mendesak jaringan lain di sekitarnya, sehingga dapat menimbulkan sakit. Kista sebasea dapat disembuhkan dengan mengeluarkan cairan atau dengan cara pembedahan untuk mengangkat kista.

2. Kista Ganglion

Kista ganglion merupakan gumpalan atau massa yang terdapat pada sendi tangan. Kista ganglion tidak bersifat kanker dan umumnya tidak berbahaya. Kista ganglion dapat terjadi di berbagai lokasi, namun paling sering terjadi di sendi pada punggung pergelangan tangan. Seperti kista lainnya, kista ganglion juga berisi cairan. Cairan tersebut merupakan cairan yang pada keadaan normalnya merupakan cairan pelumas sendi. Kista akan membesar seiring dengan peningkatan akivitas yang menggunakan pergelangan tangan, dan biasanya akan mengecil dengan istirahat.


Penyebab kista ganglion tidak diketahui secara pasti, namun lebih sering ditemukan pada orang-orang yang sering melakukan aktivitas berat yang membebani pergelangan tangan. Kista ganglion biasanya dapat hilang dengan sendirinya dibantu dengan mengistirahatkan pergelangan tangan. Jika kista menimbulkan rasa sakit yang hebat dan mengganggu aktivitas, dapat dilakukan penyedotan cairan untuk menghilangkan gumpalan. Namun tindakan penyedotan tidak menghilangkan kista secara menyeluruh sehingga masih ada kemungkinan untuk muncul kembali. Jika kista ganglion muncul kembali maka biasanya akan disarankan untuk dilakukan operasi pengangkatan kista.

3. Reumatoid artritis

Reumatoid artritis merupakan penyakit peradangan yang mengenai sendi. Lebih banyak terjadi pada wanita dan resikonya semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Peradangan akan menghasilkan enzim yang merusak kolagen dan menyebabkan pembengkakan pada sendi. Terdapat banyak ciri peradangan sendi, namun pada awal perkembangan penyakit reumatoid artritis, pembengkakan sendi terjadi pada sendi yang berukuran kecil seperti pergelangan tangan dan kaki. Kemudian dapat bertambah ke sendi lutut, siku, dan bahu.

Pada tahap awal penyakit sendi akan terasa panas, bengkak, dan nyeri. Gejala bisa juga disertai dengan demam, kelelahan, anemia dan penurunan berat badan. Pengobatan reumatoid artritis pada tahap awal biasanya dilakukan dengan obat-obatan anti nyeri dan anti peradangan, serta menyeimbangkan penggunaan dan pengistrirahatan sendi yang terkena. Selain itu, pengobatan reumatoid artritis juga dapat didukung dengan makanan untuk penderita rematik tulang, seperti berbagai sayuran yang baik untuk rematik.

4. Tumor

Tumor merupakan massa atau benjolan yang agak keras dan bisa terjadi pada berbagai lokasi di tubuh. Tumor merupakan hasil dari keabnormalan sel tubuh yang melakukan perkembangan secara berlebihan. Tumor dapat terjadi pada tulang atau jaringan lain di pergelangan tangan. Penyebab tumor tulang dapat berasal dari genetik maupun dari lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Salah satu tumor tulang yang dapat terjadi di pergelangan tangan adalah giant cell tumor. Giant cell tumor merupakan tumor jinak, dan dapat terjadi pada tendon di pergelangan tangan. Tumor membesar secara lambat. Saat ukurannya kecil biasanya tidak menimbulkan nyeri, namun ketika sudah membesar dapat menekan tulang dan jaringan lain, serta menstimulasi saraf nyeri sehingga dapat menimbulkan sakit. Pengobatan tumor tulang dapat bermacam-macam, namun biasanya memerlukan tindakan operasi untuk mengangkatnya.

5. Limfoma

Limfoma merupakan kanker yang berasal dari sel limfoid. Limfoma biasanya berawal dari tumor di kelenjar getah bening, hati, limfa, atau sumsum tulang. Tumor kemudian berubah menjadi ganas dan dapat menyebar ke jaringan tubuh lainnya, termasuk pergelangan tangan. Tonjolan pada pergelangan tangan biasanya berupa pembengkakan dari jaringan lunak di sekitar pergelangan tangan. Pengobatan limfoma pada umumnya melibatkan kemoterapi dan radioterapi.

Kelima kondisi tersebut dapat menjadi penyebab tulang pergelangan tangan menonjol. Namun untuk menentukan penyebab pasti adanya tonjolan pada tulang di pergelangan tangan, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan berkonsultasi kepada dokter.

Tips Mengurangi Gejala yang Timbul

Tulang pergelangan tangan yang menonjol dapat menimbulkan berbagai gejala. Gejala tersebut seperti nyeri, panas dan tidak nyaman pada sendi atau bagian yang menonjol. Terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan saat mengalami tulang pergelangan tangan yang menonjol, di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Istirahatkan pergelangan tangan

Tonjolan tangan pada pergelangan tangan yang diakibatkan oleh ganglion dapat hilang dengan sendirinya dibantu dengan istirahat. Selain itu, mengistirahatkan pergelangan tangan juga akan mengurangi tekanan pada pergelangan tangan dan mengurangi terjadinya nyeri. Lakukan jeda di setiap penggunaan pergelangan tangan, misalnya ketika mengetik istirahatkan tangan setiap 20 menit sekali dan usahakan posisi badan tegak saat duduk dan tidak terlalu dekat dengan komputer agar berat tubuh tidak membebani pergelangan tangan. Istirahat dan kerja pergelangan tangan harus diseimbangkan, agar pergelangan tangan tidak berkerja terlalu keras dan memiliki waktu untuk memulihkan kondisinya.

2. Jangan memencet atau memecahkan benjolan

Meskipun benjolan yang disebabkan oleh kista sebasea dan kista ganglion dapat dikurangi dengan menyedot atau mengeluarkan cairan, namun tindakan tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan. Pengeluaran cairan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan menggunakan alat khusus. Pengeluaran cairan yang dilakukan oleh sendiri dapat beresiko terkena infeksi dari tangan atau alat yang digunakan. Infeksi pada benjolan akan semakin memperparah kondisi dan menyulitkan penyembuhan.


3. Lakukan teknik relaksasi napas dalam

Teknik relaksasi napas dalam dapat mengurangi nyeri pada benjolan. Teknik ini dilakukan dengan menarik napas dalam kemudian ditahan 3 hitungan dan dikeluarkan. Napas dalam dilakukan 5 kali pengulangan kemudian diselingi istirahat dan dilakukan lagi jika perlu. Biasanya teknik ini dilakukan sambil memejamkan mata dan dilakukan dengan posisi yang nyaman. Bisa juga dilakukan sambil mendengarkan musik yang menenangkan. Teknik napas dalam dapat mengurangi nyeri skala ringan dan dapat merelaksasikan tubuh.

4. Kompres hangat 

Kompres hangat merupakan metode yang cukup ampuh mengurangi nyeri. Jika benjolan terasa nyeri, dapat dilakukan kompres hangat pada benjolan. Hangat yang dihasilkan dapat mengalihkan perhatian (distraksi) sehingga nyeri dapat berkurang. Selain itu, kompres juga dapat memperbaiki sirkulasi darah ke area sekitar pergelangan tangan.

5. Minum obat anti nyeri

Jika benjolan pada pergelangan tangan sangat nyeri dan mengganggu, serta tidak hilang dengan kompres hangat, Anda dapat meminum obat anti nyeri seperti paracetamol. Paracetamol dapat dikonsumsi dengan rentang 4-6 jam. Namun jika memiliki riwayat alergi terhadap paracetamol atau memiliki gangguan fungsi hati, tidak disarankan untuk mengonsumsi paracetamol.

Tips tersebut dapat dilakukan untuk mengurangi gejala yang timbul akibat pergelangan tangan yang menonjol. Penyebab tulang pergelangan tangan menonjol sangat bervariasi, mulai dari yang tidak terlalu berbahaya seperti kista hingga yang berbahaya seperti tumor dan kanker. Uraian mengenai penyebab tulang pergelangan tangan menonjol di atas dapat menjadi gambaran kondisi yang mungkin Anda alami. Namun untuk penanganan lebih lanjut, konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan untuk mengetahui penyebab pasti tonjolan yang dialami. Dengan demikian, terapi dan pengobatan pun menjadi lebih spesifik dan maksimal dalam mengembalikan kesehatan tulang Anda.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 16th, January 2018 / 04:09 Oleh :