Sponsors Link

10 Penyebab TMJ yang Perlu Anda Ketahui dan Waspadai

Sponsors Link

TMJ atau Temporomandibular Joint Disorder merupakan penyakit yang mengenai tulang temporal, yaitu pada persendian yang menghubungkan rahang dan tengkorak di dekat telinga. Penyakit ini biasanya akan menjadi penyebab mengapa tulang terasa sakit dan ngilu pada rahang ketika digerakkan. Penyakit TMJ tidak hanya mengenai otot pada tulang rahang saja, namun juga dapat mengenai pembuluh darah dan syaraf di sekitarnya. Sehingga sakit yang dirasakan terkadang sampai pada bagian leher, wajah, tengkuk dan sakit kepala. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa memicu munculnya penyakit TMJ yang perlu diwaspadai, antara lain:

ads
  • Osteoarthritis dapat menjadi penyebab TMJ karena radang sendi dapat menyerang tulang rawan pada persendian rahang, yang risikonya bisa semakin meningkat karena faktor usia dan terjadi trauma akibat benturan atau cedera.
  • Kebiasaan mengunyah makanan hanya menggunakan satu sisi saja, yang tidak hanya menjadi penyebab tulang pipi sakit saat mangap dan ditekan namun juga bisa berisiko tulang rahang bergeser dan menyebabkan munculnya penyakit TMJ.
  • Kebiasaan menggertakkan gigi atau bruxism yang akan meningkatkan risiko kerusakan pada tulang rawan dan persendian pada rahang.
  • Trauma pada tulang karena pernah mengalami patah tulang atau cedera pada tulang rahang dan tulang dagu juga dapat menjadi salah satu penyebab TMJ.
  • Kebiasaan menelepon dengan mengapit handphone antara bahu dan kepala dalam waktu lama, yang bisa menimbulkan gangguan pada otot persendian.
  • Menderita penyakit rematik yang tidak hanya menjadi penyebab tulang ngilu-ngilu dan sakit, tapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan yang bisa merusak tulang rawan pada persedian temporomandibular.
  • Mengalami kecelakaan atau benturan dapat menjadi salah satu penyebab TMJ, terutama jika terjadi pada daerah tulang rahang, leher atau daerah kepala lainnya.
  • Kondisi tertentu pada tulang gigi, misalnya seperti memiliki struktur gigi tidak rata dan terjadi distorsi gigi.
  • Hal lain yang busa menyebabkan nyeri di tulang rahang dan kelelahan pada otot wajah contohnya menggigit pipi, kuku, bibir, mengunyah permen karet dan lain sebagainya.
  • Membuka mulut dengan waktu yang lama, contohnya ketika melakukan pemeriksaaan gigi dan mulut ke dokter gigi.

Sebagian besar kasus TMJ dialami oleh wanita dibandingkan pria, terutama pada rentang usia 20 hingga 50 tahun. Penderita TMJ tidak hanya bisa mengalami ciri-ciri rahang patah namun biasanya juga akan disertai dengan gangguan berbicara, makan, menguap atau aktivitas lain yang membutuhkan membuka mulut. Gejala lainnya adalah mengalami nyeri pada beberapa bagian wajah bahkan mulut terkadang terkunci sendinya sehingga sulit untuk digunakan membuka atau menutup. Karena beberapa penyebab TMJ adalah hal yang sering dilakukan setiap harinya, ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit TMJ yaitu:

  • Melakukan pemijatan atau peregangan wajah untuk menguatkan sekaligus merilekskan otot rahang, yang tidak hanya meredakan gejala penyakit TMJ tapi juga dapat menjadi cara mengatasi tulang rahang bergeser.
  • Menghindari mengkonsumsi makanan yang terlalu keras atau terlalu kenyal, karena akan membuat otot rahang bekerja lebih keras dan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit TMJ.
  • Jika sudah mulai merasa nyeri atau sakit, dapat ditangani dengan melakukan kompres dingin atau hangat agar tidak membengkak dan membuat otot daerah rahang menjadi rileks.

Demikian ulasan mengenai beberapa penyebab TMJ yang bisa menjadi pemicu munculnya kelainan pada tulang rahang dan daerah wajah, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Thursday 06th, September 2018 / 02:50 Oleh :