Sponsors Link

8 Penyebab Umum Tulang Selangka Menonjol Secara Tidak Wajar

Sponsors Link

Tulang Selangka MenonjolTulang selangka merupakan salah satu dari sekian banyak tulang yang umum dimiliki oleh manusia yang memiliki fisik normal alias tanpa kelainan. Tulang ini juga umumnya tampak jelas terlihat pada mereka yang memiliki tubuh yang kurus, baik yang masih terbilang normal maupun mereka yang memiliki penyakit seperti Anorexia. Akan tetapi, tulang selangka menonjol bukanlah hal yang bisa dianggap normal, dan bahkan bisa menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya di dalam tubuh, yang harus segera diperiksa dan ditangani oleh tim medis guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

ads

Bagi anda yang belum tahu mengenai apa itu tulang selangka, tulang yang disebut juga dengan clavicula ini merupakan tulang yang terletak memanjang antara lengan bagian atas hingga ke tulang dada (sternum), dan berada di atas tulang rusuk. Tulang selangka inilah yang nantinya sering disebut area bahu atau pundak pada tubuh manusia, dan merupakan satu-satunya tulang yang letaknya memanjang secara horizontal, dan juga memiliki perbedaan bentuk antara laki-laki dengan perempuan. Bicara soal bentuk, tulang selangka ini berbentuk semacam kurva ganda (~), dimana pada laki-laki bentuknya akan lebih tebal, kasar, memiliki garis lengkungan yang tegas, dan lebih panjang. Sementara pada wanita, tulang selangka akan lebih pendek dan tipis, serta lengkungan agak kurang terbentuk dan juga lebih halus permukaannya.

Penyebab Umum Tulang Selangka Menonjol

Di area tempat tulang ini berada juga dilalui oleh banyak jaringan saraf serta pembuluh darah sehingga apabila terluka atau mengalami cidera pada bagian ini maka anda akan mengalami pendarahan yang cukup banyak. Tulang selangka menonjol banyak ditemukan pada mereka yang bertubuh kurus, dan juga masih lumrah ditemukan pada mereka yang berat badannya ideal ataupun agak berlebih, terutama apabila penumpukan lemak terjadi pada tubuh bagian bawah.

Akan tetapi, ada beberapa jenis tonjolan pada tulang selangka yang sudah tidak bisa dibilang wajar sehingga sangat perlu untuk mengetahui indikasi, penyebab, dan melakukan pemeriksaan intensif ke ahli tulang dan juga internis untuk lebih memahami apa dampak yang mungkin ditimbulkan. Banyak faktor yang bisa menyebabkan tulang selangka menonjol secara tidak normal, mulai dari faktor infeksi, peradangan, tulang selangka bengkak, kelainan pada organ tubuh, tulang selangka bengkok, penyakit tulang, dislokasi sendi bahu, hingga yang masuk ke dalam kategori berbahaya seperti tumor.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan kami berikan 8 penyebab umum tulang selangka menonjol yang tidak wajar supaya anda bisa lebih waspada dan segera memeriksakan ke dokter apabila memiliki gejala-gejala yang akan kami sebutkan, terutama apabila anda merasakan nyeri pada tulang selangka.

1. Infeksi pada tulang selangka

Infeksi yang terjadi pada tulang selangka, yang juga sering disebut sebagai osteomielitis, akan dapat menyebabkan terjadinya tulang selangka menonjol, dimana hal ini biasanya diakibatkan dari hasil operasi atau pembedahan pada area tulang, dan juga dikarenakan terjadinya cedera yang mengakibatkan infeksi pada saluran darah dan juga saraf.

Apabila anda mengalami kelainan jenis infeksi ini, biasanya anda akan mengalami demam dan menggigil secara berkepanjangan, yang juga disertai dengan pembengkakan pada area tulang selangka sehingga mengakibatkan penonjolan dan juga nyeri, serta biasanya pada saat benjolan tersebut pecah maka akan keluar nanah atau cairan. Demam dan menggigil itu sendiri sebenarnya merupakan proses perlawanan dan proteksi tubuh terhadap radang atau inflamasi yang terjadi akibat infeksi, dan bisa diturunkan dengan obat penurun demam yang dianjurkan oleh dokter atau ahli medis.

2. Cedera pada tulang selangka

Sponsors Link

Cedera yang terjadi pada area tulang selangka, terutama apabila sampai mengalami patah tulang selangka, akan menyebabkan benjolan bekas patah tulang selangka yang tentunya akan membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Banyak hal yang terjadi setiap harinya yang dapat meningkatkan risiko cedera, terutama di area tulang selangka, seperti misalnya terlalu sering memanggul beban yang terlalu berat, melakukan aktivitas fisik berlebihan, ataupun memiliki kebiasaan buruk seperti memelintir tangan dan menggeratakkan tulang yang apabila dilakukan secara berlebihan dapat mengakibatkan cedera.

Tidak hanya cedera yang langsung terjadi pada tulang selangka saja, tetapi cedera pada bagian tulang lainnya yang terkait dengan tulang selangka seperti pada tulang dada, tulang rusuk, dan juga lengan bagian atas akan dapat mengakibatkan pergeseran pada tulang selangka yang bisa membuatnya jadi lebih menonjol dari biasanya. Biasanya bahu anda akan terlihat lebih turun, kemudian anda juga akan merasakan keterbatasan pada gerak lengan. Hal ini lebih umum terjadi pada orang tua, remaja, dan juga anak-anak dikarenakan ketebalan tulang yang belum atau tidak sempurna dan bahkan mulai menurun.

3. Osteoarthritis

Kalau yang satu ini lebih umum dialami oleh orang tua dan mereka yang sudah memasuki fasa penuaan dikarenakan lapisan tulang mulai berkurang yang mengakibatkan tulang menjadi lebih rentan untuk mengalami keropos. Osteoarthritis itu sendiri merupakan peradangan yang terjadi pada tulang dan persendian dimana penderita umumnya merasakan rasa kaku pada area persendian dan lama kelamaan semakin memburuk, meskipun pada fasa awal akan lebih sering hilang-timbul. Penyakit ini juga akan meningkatkan risiko terjadinya pembengkakan pada area yang terserang, sehingga sangat mungkin menyebabkan tulang selangka menonjol apabila area tersebut sudah terkena osteoarthritis.

ads

4. Bronkhitis Kronis

Penderita Bronkhitis Kronis juga akan sangat mungkin mengalami penonjolan pada area tulang selangka, dikarenakan penderita yang mengalami penyempitan dan peradangan pada saluran udara yang menuju paru, sehingga akan lebih memaksakan tubuh saat bernafas.

Tulang selangka menonjol ini terutama akan lebih mungkin terjadi apabila Bronkhitis sudah berlangsung lama dan tidak kunjung sembuh ataupun diobati, sehingga mengakibatkan pergeseran pada tulang rusuk yang kemudian akan berdampak pada tulang selangka yang bisa semakin melengkung/bengkok.

5. Bengkak pada Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening juga dapat mengakibatkan munculnya benjolan pada area tulang selangka sehingga akan terlihat lebih menonjol dibandingkan dalam kondisi tubuh normal. Bengkak tersebut sebetulnya merupakan pertanda bagus dikarenakan terjadi akibat adanya perlawanan tubuh atas infeksi yang sedang terjadi atau berlangsung, meskipun penderita juga akan mengalami demam yang tinggi serta menggigil dan terus menerus berkeringat terutama pada malam hari.

6. Asma

Sama seperti yang terjadi pada penderita Bronkitis, mereka yang mengidap Asma juga akan mengalami kesulitan dalam melakukan pernafasan, terutama pada penderita Asma jenis bronkhiale dimana saluran pernafasan bagian bawah akan menyempit akibat dari terjadinya hipersensitiitas pada saluran.

Dan serupa juga seperti mereka yang menderita Bronkitis Kronis, penderita Asma juga akan memaksakan otot dada mereka saat ingin bernafas dikarenakan sulitnya udara masuk akibat dari penyempitan tersebut, yang akhirnya akan mengakibatkan pemuaian pada tulang rusuk yang mengakibatkan tulang selangka bergeser.

7. Terjadi kelainan pada tulang belakang

Kelainan atau abnormalitas yang terjadi pada bagian tulang belakang merupakan salah satu dari bermacam penyakit tulang belakang yang tentunya perlu diwaspadai, misalnya seperti apa yang disebut dengan skoliosis (tulang belakang menyamping), dan juga lordosis (tulang belakang yag terlalu maju).

Apa hubungannya dengan tulang selangka? Kelainan pada tulang belakang yang merupakan pilar utama yang berguna sebagai penyangga tulang tubuh bagian atas ini akan mengakibatkan struktur dan bentuk tulang yang terkait dengan tulang belakang tersebut menjadi berubah dan tidak normal, dan tulang selangka merupakan salah satu dari tulang-tulang yang terkait dengan tulang belakang tersebut.

8. Tumor Tulang

Salah satu penyebab tulang belakang menonjol yang bisa dibilang cukup fatal dan cenderung sulit untuk disembuhkan adalah terjadinya tumor pada area tulang selangka, maupun pada area tulang sekitarnya yang berkaitan. Meskipun ada tumor yang tergolong jinak dan tidak berbahaya, tetapi sebaiknya anda tidak boleh menyepelekan apabila ada indikasi kalau diri anda terjangkit penyakit yang satu ini. Karena apabila tumor meluas atau ternyata ganas, maka akan meningkat menjadi kanker tulang yang tingkat kesembuhannya lebih minim.

Sponsors Link

Gejala yang umum dialami penderita tumor tulang antara lain adalah terjadinya pembengkakan pada area tulang yang terjangkit, mengalami demam dan keringat dingin pada malam hari yang diikuti dengan rasa nyeri yang hebat sepanjang hari, dan juga tulang akan menjadi lebih mudah patah walaupun hanya terkena cedera ringan. Tumor yang tergolong jinak dapat diangkat melalui prosedur operasi disertai pengawasan serta pemantauan secara intensif oleh dokter ataupun ahli medis, sementara apabila tumor sudah berubah menjadi ganas / kanker, maka memerlukan terapi seperti terapi radiasi atau kemoterapi, yang apabila sudah terlampau akut maka akan dilakukan amputasi pada bagian tulang yang terjangkit tumor.

Melihat berbagai macam penyebab tulang selangka menonjol tersebut tentunya membuat kita harus semakin perlu lebih memperhatikan kesehatan tulang, terutama karena tulang merupakan fondasi utama dari tubuh dan juga pelindung organ-organ tubuh bagian dalam dari benturan-benturan sehingga tidak menyebabkan kerusakan. Beberapa cara mengatasi tulang selangka menonjol dapat anda coba lakukan seperti dengan memakan makanan-makanan yang mengandung protein dan juga kalsium, serta bisa juga dengan mengkonsumsi vitamin penguat tulang dan sendi yang akan memberi tambahan asupan zat-zat bermanfaat apabila anda kurang mendapatkannya dari makanan dan minuman.

Diharapkan setelah membaca artikel kami kali ini mengenai penyebab tulang selangka menonjol, anda akan mulai memperhatikan dan memberlakukan pola hidup sehat, terutama demi menjaga kesehatan tulang sehingga tidak akan mengalami masalah terutama pada saat usia semakin renta.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Tuesday 06th, November 2018 / 09:28 Oleh :