Sponsors Link

11 Gejala Lordosis yang Perlu Diketahui Beserta Cara Pengobatannya

Sponsors Link

Gejala Lordosis ditandai oleh beberapa faktor yang mana masih memerlukan penanganan khusus. Lordosis sendiri merupakan suatu permasalahan yang terjadi pada tulang dan menyerang anak-anak sampai dengan usia dewasa. Seseorang yang mengalami lordosis akan mempunyai kondisi tulang melengkung, berbeda dengan kondisi orang normal pada umumnya. Biasanya hal ini terjadi pula karena faktor genetik yang mana Anda bisa menerapkan cara meluruskan tulang belakang yang bengkok ini sebagai pengobatannya. Jadi, apa yang di maksud dengan lordosis itu?

ads

Lordosis adalah kondisi tulang belakang bagian bawah dengan bentuk lebih besar yang masuk ke dalam. Padahal untuk normalnya, tulang punggung manusia memiliki kelengkungan sedikit di bagian leher, punggung atas, sampai dengan punggung bawah. Bentuk ini karena sebagai suatu fungsi dalam membantu tubuh mendukung kepalanya, menjaga kestabilan antar kepala dengan panggul, dan mempertahankan struktur tubuh, membantu bergerak, bungkuk secara fleksibel.

Gejala Lordosis

  1. Nyeri Otot

Gejala umum yang terjadi pada penderita lordosis adalah timbulnya nyeri otot. Prosesnya, ketika berbaring di tempat permukaan yang datar penderita memiliki ruang di bawah punggung bawahnya. Rasa nyeri yang timbul bisa terjadi cukup lama dan bisa juga cuma sebentar, tergantung dari aktifitas yang sedang di jalankan. Penderita lordosis juga mempunyai batasan gerak di bagian lehernya atau punggung bawah. Namun jika Anda merasakan ngilu juga, mungkin beberapa penyebab tulang ngilu dan sakit ini bisa menjawab pertanyaan Anda.

  1. Mati Rasa

Gejala lainnya dari kondisi ini adalah mati rasa. Selain itu mereka juga akan merasakan gejala lain serupa seperti kesemutan, kelemahan, dan kurang bisa mengontrol buang air besar atau buang air kecil. Gejala kedua ini bisa di katakan sebagai tanda penyerangan lordosis tahap serius. Namun tetap saja, semua kembali pada kondisi tulang belakang. Jika lengkungan terlalu besar maka sangat di sarankan untuk segera melakukan tindakan karena cukup mengkhawatirkan, jika lengkungannya tidak terlalu besar bisa di sebut lordosis tingkat umum. Kejadian ini cukup jauh perbedaannya jika dibandingkan dengan jari tangan sakit dan kesemutan karena mati rasa bagi penderita lordosis bisa berlangsung lama.

Akan tetapi kejadian ini akan dianggap lebih serius ketika lordosis memiliki kondisi tulang belakang yang sudah dianggap tidak fleksibel lagi, artinya keadaan sudah kaku atau tidak lentur lagi sebagaimana normalnya. Sementara Gejala Lordosis lainnya bisa anda ketahui dari beberapa hal berikut ini:

  1. Muncul Benjolan

Bagi para penderita Lordosis tingkatan yang lebih berat akan terdapat tonjolan yang terjadi pada area pantat dan perut secara jelas. Akan tetapi jika kejadiannya bukan di pantat melainkan pada tulang belakang, sebaiknya segera lakukan pengobatan dengan cara menghilangkan benjolan di tulang belakang paling manjur berikut.

  1. Gangguan Neuromuskular

Hal ini disebabkan oleh suatu ketidakmampuan sistem saraf dan otot untuk bekerja sebagaimana mestinya pada tubuh.

  1. Sakit Pinggang

Bukan seperti sakit pinggang pada umumnya, rasa sakit ini terjadi secara tiba-tiba di area pinggang secara mencekam.

  1. Dysplasia Pinggul

Suatu gangguan yang terjadi akibat dari tulang panjang (femur) kaki telah lepas dari lengkung tulang panggul yang disebut dengan acetabulum. Selain itu, penyakit ini termasuk salah satu macam-macam penyakit tulang yang bisa saja menimbulkan suatu kondisi fatal pada tubuh Anda.

  1. Distrofi otot

Sekelompok penyakit yang terdiri dari 30 jenis penyakit genetik. Gejalanya ditandai dengan melemahnya progresif dan degenerasi pada saat mengendalikan gerak tubuh.

  1. Nyeri Kaki

Timbulnya rasa nyeri yang menyerang kaki dan sekitar kaki lainnya. Jika memang rasa yang ditimbulkan ini sangat parah, coba konsumsi obat nyeri tulang kaki paling manjur berikut.

Sponsors Link

9. Mengalami Perubahan Pada Usus

Usus adalah organ tubuh dalam dan tidak bisa terlihat secara langsung. Namun gejala pada lordosis dapat di deteksi ketika seseorang mulai susah makan. Kemungkinan ini terjadi akibat dari adanya perubahan usus, makin mengecil.

  1. Kandung Kemih Mengalami Perubahan

Gejala yang timbul ketika seseorang akan mengalami lordosis adalah perubahan kandung kemih. Untuk menjaga kesehatan tubuh lebih maksimal, Anda juga perlu mengetahui 7 hubungan infeksi saluran kemih beserta resiko terhadap penyakit tulang ini.

  1. Otot-Otot tulang Menegang

Otot mulai menegang, khususnya pada otot tulang bagian belakang.

Faktor umum penyebab terjadinya lordosis adalah genetik. Tetapi hal ini tidak menjadi pemicu satu-satunya, karena beberapa hal lainnya juga bisa menjadikan suatu alasan terjadinya pelengkungan tulang tersebut. Lordosis yang terjadi sejak usia kecil disebut dengan benign juvenil lordosis yang jarang sekali di sadari. Akan tetapi lordosis juga bisa memengaruhi orang-orang di segala usia meliputi penyebab dari segi potensial berikut:

  • Kondisi postur tubuh yang cukup buruk
  • Obesitas atau kegemukan
  • Osteoporosis atau pengeroposan tulang akibat usia
  • Gangguan disk antara tulang belakang atau discitis
  • Kifosis atau kelengkungan berlebih pada punggung atas
  • Spondylolisthesis (vertebra tergelincir kedepan atau belakang)
  • Dwarfisme (Achondroplasia)
  • Posisi duduk yang kurang tepat
  • Berdiri terlalu lama
ads

Diagnosis Lordosis

Lordosis adalah penyakit fisik yang juga perlu adanya penanganan dari dokter. Cara mudah untuk mengetahui hasil dari kondisi ini adalah dengan melakukan pemeriksaan, kondisi tubuh berbaring telentang di permukaan yang keras. Lalu tangan harus di geser kebawah dengan memberikan sedikit ruang gerak. Umumnya dokter akan membuat diagnosis lordosis dengan tetap memperhatikan riwayat medis secara lengkap, pemeriksaan fisik, dan tes diagnostik.

  • Rontgen

Cara yang pertama di lakukan adalah ronsen atau rontgen guna melihat kondisi tulang. Langkah yang di berikan dengan sebuah tes pencitraan memanfaatkan sinar-X. Metode seperti ini memang terbilang sangat ampuh untuk mengetahui berbagai macam kejadian dalam tubuh manusia, diantaranya yakni seperti radang sendi bahu, sakit tulang rusuk sebelah kanan, tulang dada menonjol, dan masih banyak lagi yang lain.

  • Scan Tulang

Sedangkan metode pencitraan nuklir adalah scan tulang yang di gunakan untuk  mengevaluasi perubahan degeneratif dan rematik pada persendian, mendeteksi penyakit tulang dan juga tumor, menentukan penyebab dari nyeri tulang atau peradangan. Selain itu tes ini juga bermanfaat sekali untuk melibas kasus seperti infeksi, atau kondisi patah tulang yang lain.

  • Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Prosedur diagnostik yang dilakukan ini dengan menggunakan kombinasi antara gelombang elektromagnet dan komputer agar dapat menghasilkan gambar detail dan rinci dari organ serta struktur dalam tubuh. Dilakukannya tes ini untuk menyingkirkan kelainan terkait sumsum tulang belakang dan juga saraf.

  • Computed Tomography (CT) Scan

Prosedur pencitraan lainnya adalah CT Scan. Langkah diagnostik ini dengan menggunakan kombinasi antara sinar-X dan teknologi komputer guna menghasilkan potongan gambar secara horizontal, atau aksial. Karena CT scan bisa menampilkan gambar rinci dari setiap bagian tubuh, termasuk tulang, otot, lemak, dan organ. Prosedur ini juga sangat diperlukan sebelum memasuki dalam tahap pengobatan patah tulang panggul.

Bagaimana jika kondisi lordosis tidak segera di tangani?

Sebenarnya tidak ada dampak khusus dari lordosis yang dibiarkan atau tanpa penanganan. Hal itu tidak akan menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan. Tetapi mengingat bahwa tulang belakang adalah penopang segala organ tubuh dan bertanggung jawab besar, maka bila di biarkan bisa menghambat aktifitas. Oleh karena itu penting sekali menjaga kesehatan tulang belakang agar tidak menyebabkan cedera dan terjadi lordosis. Jika kondisi lordosis tahap berat tidak di atasi dapat meningkatkan risiko masalah pada tulang belakang, kaki, dan fungsi organ-organ dalam.

Pengobatan Lordosis

Sponsors Link

Anda tidak harus melakukan penanganan khusus apabila kurva lordotic mengoreksi dirinya sendiri ketika membungkuk ke depan dan disebut kurva fleksibel. Sebaliknya jika pada saat membungkuk masih terdapat sisa-sisa kurva lordotic atau kurva yang tidak fleksibel maka anda harus mencari perawatan. Pengobatan lordosis tergantung dari tingkat keparahan atau kelengkungan tulang belakang dan gejala yang di timbulkan lain. Adapun pilihan pengobatan seperti:

  • Obat untuk mengurangi rasa nyeri, sakit dan juga bengkak.
  • Melakukan cara terapi tulang belakang fisik yang mampu melemaskan otot-otot yang kaku.
  • Kegiatan yoga yang berguna sekali untuk meningkatkan kesadaran tubuh, kekuatan, fleksibilitas, dan juga berbagai gerakan.
  • Menurunkan berat badan agar tidak terjadi obesitas guna mengurangi beban pada tulang belakang
  • Operasi untuk cara yang efisien pada tahap lordosis parah.
  • Mengkonsumsi asupan tinggi kalsium untuk menjaga kekokohan tulang.

Disamping melakukan perawatan serta obat jalan dan terapi lainnya, anda juga harus mengedepankan pola hidup yang lebih baik seperti mengatur makan dan minum serta aktivitas yang lain. Penderita lordosis di sarankan lebih banyak mengkonsumsi asupan makanan yang mampu menunjang kesehatan tulang. Diantaranya yaitu seperti memperbanyak nutrisi dari kalsium, makanan dan minuman tinggi kalsium bisa anda temukan dari beberapa jenis seperti Keju, Yogurt, Susu, Kedelai, Kacang, Salmon, Sarden, Bayam, Almond, Collard. Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman-minuman seperti alkohol, minuman bersoda, dan cafein serta sangat dianjurkan untuk mengikuti cara pengobatan lordosis paling ampuh berikut.

Mempertahankan kesehatan adalah yang paling penting, terutama menjaga kesehatan tulang. Sebagai penopang berat badan, tulang berperan penting sekali dalam setiap hal. Mempunyai tulang kokoh tentu akan menjamin fisik yang lebih kondusif di kemudian waktu. Sebaiknya Anda juga harus memperhatikan tulang agar tidak mudah terserang kondisi buruk seperti lordosis. Karena keadaan ini bisa terjadi usia dewasa sekalipun. Salah satu yang memungkinkan adalah posisi duduk yang kurang tepat, lama-kelamaan membuat tulang bisa melengkung. Jaga kondisi tulang anda dari sekarang.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Sunday 15th, April 2018 / 06:10 Oleh :
Kategori : Lordosis