Sponsors Link

9 Pencegahan Distrofi Otot yang Wajib Dicoba

Sponsors Link

Distrofi merupakan salah satu masalah adanya bagian tubuh yang melemah atau mengecil karena berbagai macam hal. Apabila yang dimaksud adalah distrofi otot, maka tentu saja hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam otot atau pengecilan pada bagian otot kita. Masalah distrofi otot ini disebabkan karena terjadinya kesalahan genetik pada bagian otot yang membuat otot mengalami kelainan yaitu pengecilan atau menjadi lebih lemah. Oleh karena penyakit ini sangat berbahaya karena bisa mengganggu aktivitas seseorang dalam jangka panjangnya, tentunya kita harusnya mengetahui bagaimana pencegahan distrofi otot yang tepat.

Distrofi otot bisa menyerang berbagai macam orang, akan tetapi pada umumnya penyakit ini terjadi atau baru mulai diketahui pada masa-masa anak-anak setelah berumur beberapa tahun. Bisa jadi pada tahun-tahun pertama perkembangan anak, tidak terjadi atau tidak terlihat adanya kelainan pada perkembangan badan anak pada tahun-tahun awal. Akan tetapi, bisa jadi akan muncul beberapa kelainan yang pada akhirnya akan menjadi tanda bahwa sang anak tersebut telah mengalami distrofi otot.

Gejala Distrofi Otot

Ketika seseorang akan mengalami distrofi otot, maka ada beberapa hal yang bisa menjadi gejala bagi mereka. Ada berbagai macam hal yang bisa menjadi gejala atau tanda ketika seseorang akan mengalami masalah distrofi otot, beberapa di antaranya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kesulitan untuk berjalan, layaknya ciri ciri penyebab tulang bengkok
  • Mengalami kesulitan saat hendak mengangkat bagian depan kaki mereka (disebut foot drop)
  • Sering kali mudah terjatuh
  • Seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan untuk duduk, berjalan dan mengangkat benda-benda mengalami pelemahan
  • Mengalami masalah gangguan jantung dan pernapasan karena otot jantung dan paru-paru juga ikut melemah

Apabila beberapa gejala di atas dialami khususnya oleh anak-anak Anda, ada baiknya apabila Anda segera memeriksakan anak Anda ke dokter yang ahli mengenai masalah kesehatan otot. Dengan demikian, masalah tersebut bisa ditangani dengan lebih cepat dan lebih baik.

Jenis Distrofi Otot

Ada berbagai macam jenis distrofi otot yang mungkin bisa menyerang manusia. Berbagai macam jenis tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Duchenne muscular dystrophy

Distrofi otot jenis ini merupakan salah satu jenis yang paling sering terjadi dan paling parah dari berbagai macam jenis distrofi otot yang lain. Penyakit ini biasanya terjadi pada saat anak-anak berusia di antara dua sampai dengan lima tahun.

Beberapa gejala distrofi otot antara lain adalah sebagai berikut:

  • Melemahnya otot yang dimulai di pinggul, panggul, dan kaki
  • Mengalami kesulitan berdiri, duduk, atau berjalan
  • Sering terjatuh atau melakukan gerakan yang canggung ketika berjalan
  • Mengalami kesulitan saat naik tangga, yang bisa saja menjadi penyebab patah tulang
  • Mengalami kesulitan saat naik dari posisi duduk ke berdiri
  • Betis lebih besar dari normal yang kadang-kadang nyeri
  • Mengalami masalah pernapasan

2. Becker muscular dystrophy

Jenis distrofi otot yang kedua adalah distrofi otot jenis Becker. Penyakit ini mirip dengan duchenne, hanya saja perbedaannya terletak pada masa dimulainya terjadinya kelainan otot yaitu pada masa remaja. Perkembangan penyakit ini juga tidak secepat distrofi duchenne. Adapun beberapa macam gejala yang bisa menjadi tanda terjadinya distrofi Becker antara lain adalah sebagai berikut:

  • Melemahnya otot panggul, bahu, pinggul, dan paha
  • Mengalami kesulitan saat belajar berjalan, atau mengalami pincang
  • Mengalami masalah berjalan, yaitu sering kali berjalan pada jari-jari kaki
  • ukuran betis lebih besar daripada ukuran yang normal
  • Sering kali mengalami kram otot saat berolahraga
  • Mengalami kesulitan saat berusaha untuk mengangkat benda di atas ketinggian pinggang karena bahu lemah
  • Mengalami masalah jantung dan pernapasan, layaknya ketika mengalami cedera saraf tulang belakang

3. Distrofi miotonik

Selain beberapa hal di atas, jenis lain dari distrofi otot adalah distrofi myotonic. Jenis distrofi yang satu ini bisa muncul jelas sejak lahir, ataupun ketika seseorang mengalami perkembangan selama masa dewasa mungkin jelas sejak lahir atau berkembang kemudian – selama masa remaja atau dewasa.

Distrofi miotonik adalah salah satu jenis distrofi yang menyerang otot kecil seperti wajah, leher, tangan dan lain sebagainya. Ada berbagai macam gejala distrofi myotonic, di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Munculnya kelemahan pada bagian otot wajah, lengan, tangan, dan leher
  • Munculnya kekakuan otot
  • Terjadinya penyusutan otot dari waktu ke waktu (pengecilan otot), seperti muncul masalah tangan ngilu sebelah kanan
  • Pada beberapa kasus, bisa mengalami katarak
  • Munculnya masalah jantung seperti denyut jantung tidak teratur

Pencegahan Penyakit Distrofi Otot

Sekarang kita membahas salah satu hal penting dari masalah distrofi otot. Hal yang penting tersebut adalah bagaimana pencegahan distrofi otot bisa dilakukan agar kita bisa menyelamatkan anak-anak kita dari masalah distrofi otot. Tentunya dengan mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit distrofi otot, kita bisa mencegah agar masalah distrofit otot tidak terjadi.


Sayangnya, mengingat penyebab distrofi otot masih belum diketahui dengan presisi, maka cara kita untuk mencegah terjadinya distrofi otot, dalam artikel ini masih bersifat umum. Tentunya akan lebih baik apabila kamu berkonsultasi dengan dokter yang ahli untuk mengetahui pencegahan yang tepat. Namun demikian, beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai cara pencegahan distrofi otot di antaranya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Menjaga kesehatan bayi selama berada dalam masa kandungan dengan memberikan asupan gizi yang cukup
  • Menjaga kesehatan ibu hamil selama mengandung sang anak
  • Memberikan konsumsi yang baik bagi anak-anak agar mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan baik
  • Mendorong anak agar berolahraga dengan rutin agar bisa memiliki tubuh yang sehat
  • Memberikan asupan suplemen seperti buah dan lain sebagainya yang baik untuk membantu mendorong kesehatan otot anak
  • Beristirahat dengan cukup dan menjaga agar otot tidak sering mengalami stres
  • Memeriksakan dengan rutin apabila terindikasi mengalami beberapa macam gejala distrofi otot di atas
  • Segera melakukan penanganan pertama pada anak yang mengalami gejala distrofi otot secepat mungkin
  • Meminum obat-obatan yang bisa digunakan untuk membantu mengobati distrofi otot atau mengatasi masalah gejala distrofi otot agar tidak semakin parah

Itulah berbagai macam cara untuk mencegah masalah distrofi otot yang mungkin bisa terjadi padamu. Walaupun berbagai macam cara untuk pencegahan distrofi otot di atas masih bersifat umum, akan tetapi beberapa cara di atas bisa menjadi inspirasi atau opsi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah distrofi otot. Dengan perkembangan teknologi dan ilmu kesehatan yang lebih mapan, tentunya lambat laun akan terdapat berbagai macam cara lain yang lebih baik untuk mencegah sekaligus mengatasi distrofit otot. Jangan lupa pula untuk menghindari makanan penyebab nyeri sendi agar sendimu tidak bermasalah ya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu ya. Selamat menjaga kesehatan otot!

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Friday 12th, January 2018 / 15:44 Oleh :
Kategori : Distrofi Otot