Sponsors Link

Kaki Bengkok Setelah Patah Tulang: Penyebab, Bahaya dan Penanganannya

Sponsors Link

Patah tulang atau fraktur pada kaki pada umumnya terjadi karena adanya trauma dari akibat suatu cedera atau kecelakaan yang dialami seseorang. Penyembuhan patah tulang dapat dilakukan operasi dan memanfaatkan fungsi gips pada patah tulang untuk meminimalisir pergerakan tulang. Namun, pemasangan gips bukan berarti tidak ada kemungkinan terjadinya masalah lain seperti kaki bengkok setelah patah tulang.

ads

Kondisi ini dapat diketahui setelah pembukaan gips, atau bahkan beberapa waktu setelah pelepasan gips. Beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan tulang kaki menjadi bengkok, antara lain:

1. Tulang bergeser

Terjadinya benturan atau cedera kembali pada tulang kaki yang patah, dapat mengakibatkan tulang yang seharusnya tersambung lurus mengalami pergeseran. Pergeseran inilah yang dapat menjadi penyebab tulang bengkok setelah operasi patah tulang, karena tulang tumbuh tidak pada tempatnya.

2. Tulang tidak tersambung sempurna

Tulang yang tidak tersambung dengan normal dapat disebabkan karena dua hal. Bisa karena terjadi kesalahan pada saat operasi penyambungan sehingga menyebabkan adanya kondisi mal union. Atau bisa terjadi karena adanya pergeseran tulang dan tidak segera ditangani.

3. Tulang tidak menyatu

Pada saat tulang mengalami patah, tulang muda akan berperan untuk menyambungkannya kembali. Jika tulang megalami geser dan tidak segera mendapat penanganan yang tepat, tulang muda akan tumbuh dan mengeras tidak pada tempatnya.

Bahaya

Kaki bengkok setelah patah tulang biasanya akan memberikan efek samping atau bahaya tertentu pada penderitanya. Selain kaki menjadi terganggu fungsinya, ada beberapa bahaya yang dapat terjadi pada kaki yang bengkok setelah patah tulang yaitu:

  • Timbulnya masalah atau kelainan pada tulang lain jika tidak segera dilakukan penanganan yang tepat, misalnya seperti kanker tulang.
  • Ukuran kaki akan memendek, sehingga dapat mempengaruhi pergerakan atau aktivitas yang dilakukan.
  • Jika tidak segera ditangani dan diobati, dapat menjadi penyebab kaki bengkak dan nyeri yang bisa dirasakan kapan saja.
  • Adanya infeksi dari bakteri yang bisa berasal dari pen, yang bisa menyebabkan masalah macam-macam penyakit tulang.

Penanganan

Kondisi kaki bengkok ini paling tepat adalah dengan memeriksakan ke dokter ortopedi, agar mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi tulang. Terkadang beberapa orang lebih memilih pengobatan alternatif, padahal pengobatan tersebut jika salah penanganannya malah akan mengakibatkan timbulnya kondisi yang lebih parah lagi. Berikut ini adalah beberapa penanganan kaki bengkok setelah patah tulang yang dapat dilakukan, antara lain adalah:

1. Operasi

Untuk menangani tulang kaki yang mengalami bengkok, dapat dilakukan operasi penyambungan sebagai obat tulang bergeser. Tulang bengkok akan dipatahkan kembali, selanjutnya akan disambungkan kembali dengan posisi yang benar. Namun, operasi penyambungan ini biasanya akan memakan waktu lebih lama pada proses penyembuhannya.

2. Fisioterapi

Setelah patah tulang, fisioterapi digunakan untuk mencegah timbulnya malfungsi pada tulang di sekitarnya. Contohnya jika patah tulang pada pergelangan kaki, jika dibiarkan saja tanpa melakukan fisioterapi atau latihan otot dapat mempengaruhi tulang di atasnya seperti tulang betis. Sehingga fisioterapi sangat dianjurkan untuk dilakukan, diiringi dengan latihan otot agar tulang dapat digunakan kembali secara normal.

Jika Anda mengalami ciri-ciri tulang bengkok, maka segera pergi ke dokter ahli agar dapat ditangani sesegera mungkin sehingga tidak menyebabkan masalah tulang lain akibat kaki bengkok setelah patah tulang. Demikian ulasan mengenai beberapa penyebab, bahaya dan penangan untuk kaki yang bengkok setelah mengalami patah tulang. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Thursday 02nd, August 2018 / 06:41 Oleh :