Sponsors Link

Waspadai, 6 Penyebab Otot Leher Bengkak yang Sering Anda Sepelekan!

Sponsors Link

Beberapa orang memang pernah mengalami bengkak di leher. Biasanya banyak yang mengira bahwa bengkak di leher karena gondok atau juga gondongan. Karena gondok adalah sakit pada leher yang paling sering terjadi dan membuat leher bengkak, maka biasanya orang – orang hanya menggunakan obat – obatan herbal untuk mengobatinya dan bahkan menyepelekan bengkak tersebut. Padahal sebenarnya benjolan di leher ini bisa disebabkan karena otot leher bengkak.

ads

Penyebab Otot Leher Bengkak

Nah, penyebab otot leher bengkak ini ada berbagai macam, jadi jika anda mengalami leher bengkak belum tentu karena gondok atau gondongan. Terkadang memang sulit untuk bisa mendeteksi apa sebenarnya yang menjadi penyebab otot leher bengkak. Maka dari itu mari kita ketahui apa saja penyebabnya.

  1. Pembengkakan di kelenjar getah bening

Penyebab otot leher bengkak yang pertama adalah membengkaknya kelenjar getah bening. Getah bening adalah suatu kelenjar yang mengandung sel – sel darah putih dan juga menjadi bagian dari sistem imun karena memiliki kemampuan untuk melawan terjadinya infeksi. Sebagai respon terhadap suatu penyakit, maka kelenjar ini akan membengkak beberapa sentimeter. Jika kelenjar getah bening membengkak, memang tidak hanya terjadi di leher karena bagian tubuh lain seperti ketiak juga bisa membengkak.

Pada kasus yang tidak berbahaya misalnya flu atau radang tenggorokan disarankan untuk meminum lebih banyak cairan dan minum ibuprofen. Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebaban oleh infeksi bakteri maka pemberian antibiotic juga bisa menjadi cara terbaik yang bisa dilakukan.

  1. Kulit tambahan atau benjolan subkutan

Benjolan pada leher bagian belakang juga bisa disebabkan akibat adanya kulit yang menebal baik di bawah atau diatas jaringan kulit. Sebagian besar memang benjolan ini tidak menyebabkan kanker dan juga tidak memberikan gejala tertentu seperti tulang leher belakang sering sakit, dan penyempitan tulang leher belakang. Namun meskipun demikian, sebagian kecil juga bisa berubah menjadi kanker, maka dari itu anda harus memperhatikan gejala – gejala berikut jika terdapat benjolan di leher :

  • Perubahan ukuran pada benjolan
  • Permukaan benjolan mengalami perubahan warna
  • Berdarah
  • Benjolan lain muncul di sekitar benjolan
  • Pembesaran pada kelenjar getah bening
  1. Gondongan

Penyakit yang satu ini memang menjadi penyakit leher yang paling sering terjadi di masyarakat. Tahukah anda bahwa nyatanya gondongan terjadi karena infeksi virus yang menular, selanjutnya virus ini menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada kelenjar ludah. Gondok bisa muncul berupa benjolan pada bagian kanan maupun kiri leher. Jangka waktu dari lamanya seseorang terkena virus hingga masa inkubasi (masa sakit) sekitar 12 – 24 hari. Benjolan bisa terjadi pada anak, dan jika tidak segera ditangani dengan segera maka akan menyebabkan komplikasi.

Setiap orang dengan usia berapapun memang bisa terkena gondok, namun perlu diketahui bahwa yang paling rentan terkena gondok adalah anak usia 2 hingga 12 tahun. Maka jika menemukan benjolan di leher anak biasa di diagnosis sebagai sakit gondongan. Banyak yang mengira bahwa penyakit gondongan dan gondok sama padahal kenyataannya berbeda karena baik gondok maupun gondongan adalah dua penyakit yang menyerang kelenjar yang berbeda. Gondongan adalah kelenjar liur yang membengkak akibat virus. Saat seseorang mengalami gondongan maka akan terasa pembengkakan pada leher, nyeri, dan panas saat perabaan dilakukan akibat peradangan. Gejala – gejala gondongan antara lain:


  • Demam
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada telinga yang diperparah jika mengobrol atau mengunyah
  • Bengkak di daerah sudut rahang

Gondongan memang disebabkan oleh virus dan bisa membuat rasa nyeri yang cukup hebat, untuk itu penanganannya berbeda dengan cara mengobati sakit leher tidak bisa menengok, cara mengobati pengapuran pada leher, dan obat radang otot leher. Sebaiknya anda langsung mengonsultasikan pada dokter.

  1. Fibromyalgia

Penyebab otot leher bengkak yang selanjutnya adalah fibromyalgia. Fibromyalgia adalah suatu kondisi yang disebabkan keluhan nyeri dan kaku pada bagian otot. Meskipun fibromyalgia mempengaruhi otot namun tidak diikuti dengan peradangan jaringan. Jika anda mengalaminya dan ingin mengurangi leher yang kaku akibat bengkak pada otot leher, segera konsumsi obat untuk otot leher kaku.


  1. Cedera

Leher bisa saja mengalami cedera meskipun kasusnya lumayan jarang terjadi. Cedera ini bisa diakibatkan karena benturan yang keras, jatuh, atau bisa juga karena kecelakaan. Untuk cara mengatasinya bisa dilakukan dengan mengompres dan juga menghindari aktivitas yang terlalu banyak untuk mempercepat pemulihan.

  1. Salah posisi leher saat tidur

Saat kita tertidur, leher bisa saja mengalami salah posisi yang pada akhirnya akan membuat otot leher tegang, kaku, dan bahkan bengkak. Mengalami salah posisi leher saat tidur memang bukan penyakit yang serius namun sangat mengganggu aktivitas kita setiap harinya. Penanganannya pun cukup mudah, jika terasa tegang maka bisa menggunakan salep untuk otot tegang.

Memang bengkak pada leher ada yang berbahaya dan yang ringan, untuk mempercepat pemulihan maka sebaiknya segera konsultasikan pada dokter saat anda mengalami pembengkakan pada leher. Diatas adalah berbagai penyebab otot leher bengkak, semoga informasi diatas bisa bermanfaat ya.

Sponsors Link
, ,
Post Date: Monday 18th, February 2019 / 02:21 Oleh :
Kategori : Kesehatan Tulang