Sponsors Link

12 Cara Mengobati Cairan di Lutut Paling Ampuh

Sponsors Link

Bingung mencari bagaimana cara mengobati cairan di Lutut? Anda tidak perlu khawatir, dalam kesempatan kali ini kajian tentang cara mengobati adanya cairan di dalam lutut akan di rangkum dengan ringkas dan jelas. Sebelum menelaah lebih jauh tentang bagaimana cara mengatasi permasalahan ini, lebih baik jika mengenali terlebih dahulu mengenai cairan itu sendiri, apa?

Cairan di lutut atau yang juga dikenal dengan efusi sendi lutut adalah suatu kondisi dimana adanya penumpukan cairan secara berlebihan di area sekitar sendi lutut. Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh infeksi, peradangan ataupun trauma.  Adapun kondisi lain yang dapat menyebabkan munculnya cairan pada lutut yaitu osteoartritis, gout, bursitis, serta rheumatoid arthritis. Untuk kejadian ini sendiri sepertinya akan mengalami nyeri sendi dan ruam merah.

Cairan di lutut akan ditandai dengan gejala terjadinya pembengkakan, kekakuan serta rasa nyeri. Bila terjadi kondisi seperti itu, maka untuk membantu mengurangi rasa sakit serta kekakuan dapat dilakukan dengan membuang sebagian cairan. Namun hal tersebut dapat dilakukan setelah dokter menentukan apa yang menyebabkan cairan pada lutut.

Lalu bagaimanakah cara mengobati cairan di Lutut? Mungkin pertanyaan ini lebih cepat muncul di benak anda semua. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda tempuh sebagai upaya mengatasi cairan pada lutut.

Pengobatan Alami

Penanganan cairan dalam lutut tidak sepenuhnya harus dilakukan oleh medis. Ada beberapa hal yang harus anda mengerti, misalnya adalah cara pengobatan yang alami. Diantaranya bisa anda simak berikut ini:

  1. Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki sifat anti-flamasi yang mana bermanfaat dalam kesehatan tulang dan sendi serta mengurangi peradangan. Tak hanya itu, dalam minyak zaitun terdapat kandungan yang dapat meningkatkan cairan sinovial untuk melindungi tulang rawan yang mana memiliki fungsi sebagai pelumas. Memang bahan satu ini cukup banyak manfaatnya, misal seperti khasiat minyak zaitun untuk radang sendi, obat sakit tulang belakang, pengobatan syaraf kejepit tulang belakang, dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Salmon

Dalam salmon terdapat kandungan seperti sumber kalsium serta vitamin D yang sangat baik dan penting dalam menjaga kekuatan dan integritas dari kerangka tubuh. Selain itu, di dalam salmon juga terdapat kandungan omega-3 yang memiliki peran aktif sebagai anti-inflamasi. Makanan dengan kandungan seperti ini juga termasuk ke dalam daftar makanan untuk penderita rheumatoid arthritis.

  1. Telur

Sama halnya seperti salmon, dalam telur terdapat kandungan omega-3 yang mana berfungsi sebagai anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan sendi yang diakibatkan kekurangan pelumas sendi. Sedangkan kuning telur mampu membantu dalam mengeluarkan cairan sinovial. Kandungan pada telur juga dapat membantu menghasilkan sel tulang rawan yang kuat dan memiliki fungsi untuk mengelilingi cairan. Oleh karena itulah, telur juga menjadi salah satu jenis makanan untuk mempercepat penyambungan tulang retak yang paling direkomendasikan dan mudah didapat.


  1. Kompres Es Serta Elevasi

Untuk membantu mengontrol rasa sakit serta nyeri dapat dilakukan dengan terapi dingin. Cara melakukannya cukup mudah, yaitu dengan mengompres lutut dengan kantung es selama 15 hingga 20 menit setiap 2 hingga 4 jam.  Dalam mengompres, lutut hendaknya diletakkan lebih tinggi dari jantung.

Pengobatan Medis

Selanjutnya adalah langkah medis, jika dengan pengobatan alami di atas kurang menunjang. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan:

  1. Diagnosis, sebelum melakukan pengobatan secara medis, hendaknya dilakukan beberapa tes untuk menemukan kondisi medis tersebut.
  2. X-ray, tes ini dilakukan untuk memastikan keberadaan dari kerusakan atau dislokasi pada tulang untuk pendeteksian gejala arthritis reaktif.
  3. USG, tes ini dilakukan untuk mendiagnosa gangguan ligamen, tendon serta arthritis.
  4. MRI (Magnetic Resonance Imaging), tes ini dikakukan untuk mendeteksi cedera tendon atau ligamen yang tak terlihat ketika uji sinar-X
  5. Tes Darah
  6. Perawatan dan Pengobatan

Pemberian obat biasanya diberikan sesuai dengan kondisi dari penyakit dan penyebabnya. Adapun pilihan untuk mengobati cairan pada lutut ini diantaranya yaitu:


  1. Pengobatan
  • Obat Nyeri, dapat dilakukan dengan pemberian obat OTC seperti acetaminophen, ibuprofen dan lainnya. Obat ini digunakan untuk membantu mengontrol rasa sakit.
  • Antibiotik, pengobatan ini dapat dilakukan ketika cairan pada lutut disebabkan oleh infeksi. Tujuan dari pemberian obat antibiotik yaitu untuk melawan infeksi. (Baca Juga: Hubungan Infeksi Saluran Kemih)
  • Kortikosteroid, merupakan obat anti flamasi, seperti prednisone. Pengobatan ini dapat dilakukan dengan diambil secara oral atau mungkin disuntikkan secara langsung pada sendi lutut. Kendati demikian, obat ini tidak boleh digunakan secara sering atau dalam jangka waktu yang lama.
  1. Pembedahan
  • Aspirasi Sendi (Arthrocentesis), merupakan pembuangan cairan dari sendi untuk membantu meringankan tekanan yang diakibatkan oleh penumpukan cairan sendi.
  • Artroskopi, dilakukan untuk menghilangkan jaringan longgar atau untuk memperbaiki bila terjadi kerusakan pada lutut.
  • Penggantian sendi, dilakukan bila lutut tidak lagi bisa mentoleransi beban.

Terjadinya cairan pada lutut tentunya mengakibatkan kondisi yang tidak menyenangkan bagi setiap penderitanya karena memang aktivitasnya menjadi terbatas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan guna menghindari efusi sendi lutut atau cairan di lutut. Inilah cara mengobati cairan di Lutut yang dapat diterapkan ketika Anda mengalami penyakit satu ini supaya tubuh menjadi sehat dan bugar kembali. Salam sehat!

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 14th, July 2018 / 06:42 Oleh :
Kategori : Pengobatan