Sponsors Link

10 Makanan Untuk Penderita Rheumatoid Arthritis yang Baik Dikonsumsi

Sponsors Link

Pemilihan makanan untuk penderita rheumatoid arthritis merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Makanan yang sesuai akan membuat rheumatoid arthritis tidak semakin parah menyerang tulang dan sendi. Rheumatoid arthritis sendiri merupakan salah satu kelainan pada tulang yang menyebabkan peradangan parah pada sendi dan tulang. Peradangan sebenarnya merupakan hal yang wajar untuk membantu proses penyembuhan cedera pada tulang.

Namun pada penyakit rheumatoid arthritis, peradangan terjadi tanpa alasan yang membuat sistem kekebalan tubuh menjadi terganggu. Penyakit yang dikenal dengan nama rematik ini akan menyebabkan tulang terasa ngilu dan pegal serta kaku. Pada kasus yang sudah akut, tulang menjadi tidak dapat digerakan sehingga membuat penderitanya kesulitan melakukan aktivitas.

Guna mengurangi dampak yang lebih parah, penderita rheumatoid arthritis dapat memilih beberapa metode pengobatan. Selain itu, penderita juga harus mengkonsumsi makanan yang akan membantu proses penyembuhan dan menghindari pantangan yang dianjurkan.

Apa Makanan Untuk Penderita Rheumatoid Arthritis yang Baik?

Beberapa makanan berikut ini dapat membantu tubuh untuk mengurangi dampak yang lebih parah dari rheumatoid arthritis:

1. Ikan

Ikan merupakan bahan makanan yang tinggi dengan kandungan asam lemak omega-3. Penelitian terbaru membuktikan zat ini mampu untuk membatasi aktivitas peradangan pada sendi dan tulang. Hal ini tentu akan mengurangi dampak dari rheumatoid arthritis. Jenis ikan yang banyak mengandung omega-3 adalah salmon, tuna, mackerel, dan herring. Penderita rheumatoid arthritis dapat mengkonsumsi ikan setidaknya 85 gram setiap dua kali dalam satu minggu.

2. Kedelai

Jika penderita rheumatoid arthritis merupakan seorang vegetarian atau alergi terhadap makanan laut, maka kedelai dapat menjadi pilihan sumber omega-3 yang tepat. Kedelai dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk olahannya seperti tempe, tahu, atau susu kedelai. Kedelai juag mengandung beberapa zat gizi seperti protein dan serat yang tinggi serta kandungan lemak yang rendah.

3. Minyak zaitun

Minyak zaitun memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Minyak ini dapat digunakan pada penderita rheumatoid arthritis untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan. Minyak zaitun mengandung asam oleat yang memiliki sifat anti-inflamasi. Anti-inflamasi pada minyak zaitun memiliki efek yang sama pada obat-obatan non steroid anti-inflamasi (NSAID). Minyak zaitun juga mengandung beberapa zat gizi seperti polifenol dan asam lemak omega-3 yang akan membantu memperbaiki sendi yang rusak akibat peradangan. 

4. Brokoli

Brokoli merupakan sayuran untuk rematik yang bagus. Brokoli memiliki kandungan vitamin penguat tulang dan sendi yang cukup tinggi, seperti vitamin D dan vitamin K. Brokoli juga mengandung senyawa yang disebut dengan sulforaphane yang mampu membantu memperlambat perkembangan penyakit rheumatoid arthritis. Sayuran ini juga merupakan makanan yang mengandung kalsium yang tinggi sehingga baik untuk tulang.

5. Teh hijau


Green tea atau teh hijau dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita rheumatoid arthritis karena kaya akan polifenol dan anti-oksidan. Senyawa ini mampu untuk mengurangi peradangan dan memperlambat kerusakan tulang rawan sendi akibat rheumatoid arthritis. Anti-oksidan yang terkandung di dalam teh hijau juga ampuh untuk melawan zat-zat yang menyebabkan kerusakan pada sendi yang ditimbulkan oleh penyakit rheumatoid arthritis.

6. Kacang-kacangan

Semua jenis kacang-kacangan merupakan makanan yang tinggi akan kandungan serat. Serat ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber makanan yang mengandung protein yang tinggi. Beberapa zat gizi lainnya yang juga banyak terdapat pada kacang-kacangan adalag asam folat, magnesium, besi, seng, dan kalium. Zat gizi ini membuat kacang-kacangan menjadi makanan untuk kepadatan tulang yang baik. Beberapa jenis kacang yang dapat dicoba adalah kacang polong, kacang merah, kacang buncis, dan kacang pinto.

7. Jeruk

Sudah menjadi pengetahuan umum kalau jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Vitamin ini mampu untuk mencegah inflamasi dan kerusakan pada sendi akibat rheumatoid arthritis.

8. Bawang putih


Bawang putih merupakan bahan yang umum ditambahkan sebagai bumbu pelengkap masakan. Bawang putih mengandung beberapa senyawa yang dapat mengurangi gejala awal yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis. Bawang putih juga mengandung zat diallyl disulfida yang bermanfaat untuk membatasi enzim yang mempu merusak sel-sel tulang rawan sendi.

9. Jahe

Jahe sudah sejak lama digunakan sebagai bahan obat-obatan. Jahe mampu menjadi penghangat alami bagi tubuh. Namun, jahe juga memiliki beberapa senyawa yang dapat membantu mengobati dan mencegah dampak yang lebih parah dari rheumatoid arthritis. Jahe mengandung senyawa gingerol yang mampu memerangi peradangan pada tulang dan sendi. Oleh karena itu, jahe menjadi salah satu obat herbal rematik kaki yang dianjurkan. Namun, jahe dapat membuat sel darah merah mengurus, sehingga pengkonsumsian jahe pada mereka yang memiliki penyakit darah membutuhkan saran dan masukan dari dokter.

10. Nanas

Nanas juga menjadi makanan untuk penderita rheumatoid arthritis yang harus dimasukan ke dalam menu sehari-hari. Bagian tanaman nanas yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi adalah batangnya, bukan buahnya. Batang nanas mengandung bromelain, yaitu enzim yang telah terbukti mampu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis. Karena batang nanas tidak dapat dikonsumsi dalam bentuk segar, penderita rheumatoid arthritis dapat mengolah atau membeli hasil olahan dalam bentuk kapsul atau pil.

Beberapa makanan yang sudah dibahas semoga bisa menjadi tips buat anda coba untuk memperbaiki tulang anda yang sedang mengalami sakit sendi.

Sponsors Link
, ,
Post Date: Monday 12th, March 2018 / 04:59 Oleh :