4 Cara Mengatasi Calcaneus Spur yang Wajib Diketahui
Apakah Anda pernah mengalami rasa nyeri yang hebat pada tumit kaki Anda? Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit Calcaneus Spur? Mungkin penyakit yang satu ini masih terdengar asing bagi sebagian orang. Calcaneus spur adalah suatu kondisi dimana terdapat pertumbuhan tulang pada tumit kaki yang bentuknya seperti jalu ayam.
Calcaneus merupakan tulang terbesar yang ada di telapak kaki manusia atau lebih tepatnya di tumit sehingga digunakan untuk menopang seluruh berat badan manusia saat berdiri atau berjalan. Tumbuhnya tulang pada tumit juga menyebabkan rasa nyeri pada kaki, terutama saat pagi hari.
Tulang terasa sakit dan ngilu saat pertama kali kaki ditapakkan, namun akan berangsur berkurang lalu menghilang setelah beberapa langkah berjalan. Dalam kasus lain, bukan hanya tulang yang tumbuh pada tumit, tapi terkadang terdapat pula benjolan berisi cairan yang berada di luar taji. Benjolan yang mengalami peradangan akan menyebabkan kaki semakin terasa nyeri.
Gejala lain dari calcaneus spur adalah nyeri yang dirasakan juga dapat muncul setelah kaki lama tidak menapak, misalnya berubah posisi dari duduk ke posisi berdiri. Rasa sakit juga akan berkurang saat siang hari, bahkan terkadang tidak nyeri sama sekali. Akibat dari gejala yang hilang timbul, bahkan dalam beberapa kasus tidak merasakan adanya rasa nyeri, banyak penderita calcaneus spur justru tidak sadar jika ia mengidap penyakit ini.
Namun tidak semua kaki yang memiliki taji akan mengalami nyeri, terkadang justru tidak ada nyeri sama sekali. Rasa nyeri pada calcaneus spur sebenarnya bukan berasal dari tulang yang tumbuh, melainkan dari munculnya plantar fasciitis. Plantar fasciitis adalah fasia plantaris yang mengalami peradangan yang letaknya melekat di calcaneus.
Plantar fasciitis dan calcaneus spur bukanlah satu kesatuan, keduanya berbeda satu sama lain. Tapi keduanya juga mempunyai hubungan sebab akibat, misalnya jika terjadi calcaneus spur maka kemungkinan menyebabkan munculnya plantar fasciitis, atau jika terjadi plantar fasciitis maka kemungkinan dapat terjadi calcaneus spur pula.
Kebanyakan orang mengira pengidap calcaneus spur adalah para atlet, mengingat penyakit ini menyerang tumit yang sering digunakan para atlet, padahal semua orang bisa terkena penyakit ini.Calcaneus spur belum dapat dipastikan penyebabnya, namun beberapa ahli meyakini bahwa penyakit ini disebabkan karena adanya trauma atau tekanan pada tumit dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga terjadi pertumbuhan tulang abnormal pada tumit.
Calcaneus spur juga rentan terjadi pada orang yang memiliki kaki rata atau tapak kaki yang datarnya abnormal, orang yang menggunakan sandal atau sepatu yang tidak pas, terlalu lama menggunakan high heels, penderita obesitas, atau orang yang berlebihan menggunakan tumit saat berjalan. Faktor itulah yang juga dapat menyebabkan kelainan pada tulang.
Cara memastikan atau mendiagnosa adanya calcaneus spur atau tidak adalah dengan jalan rontgen, sehingga dapat diketahui pengobatan yang tepat. Calcaneus sprur dapat diatasi dengan berbagai cara, seperti dengan menggunakan obat penghilang rasa nyeri golongan non steroid anti inflammation (NSAID).
Cara Mengatasi
- Penggunaan Obat
Penyuntikkan obat ini akan mengurangi rasa sakit dan nyeri yang dirasakan penderitanya. Biasanya penyuntikkan ini dilakukan selama 6-8 minggu. Jika rasa nyeri tidak berkurang juga atau masih sering timbul, maka akan disuntikkan obat penghilang rasa nyeri golongan steroid pada tumit. Penyuntikkan obat penghilang rasa nyeri juga digunakan pada awal pengobatan macam-macam penyakit tulang lainnya.
- Menggunakan Bantalan
Cara lainnya adalah dengan menggunakan bantalan atau sol sepatu khusus yang diletakkan di sandal atau sepatu. Dengan menggunakan bantalan atau sol khusus ini, akan mengurangi rasa nyeri dan ketegangan pada fasia.
Lakukan pula kompres pada daerah yang sakit. Kompres dengan es batu setiap pagi hari dan malam hari. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan nyeri.
- Terapi
Penderita calcaneus spur juga dapat mengikuti terapi latihan khusus. Terapi ultrasound adalah salah satu terapi dengan menggunakan alat khusus. Pasien akan dibaringkan di tempat tidur secara telungkup, lalu bagian tumit akan diberi gel dan diterapi dengan alat ultasound. Intensitas panas yang digunakan pada alat akan membantu meredakan nyeri pada kaki. Cara terapi lain adalah dengan terapi latihan, yakni pasien akan diberi instruksi untuk melatih menggerakkan jari-jari dan pergelangan kaki untuk merilekskan peregangan.
- Operasi
Jika cara-cara di atas sudah ditempuh, tapi rasa sakit masih sering timbul, maka jalan selanjutnya adalah operasi atau pembedahan. Pembedahan dilakukan jika seluruh cara di atas tidak berhasil dan sakit masih muncul dalam waktu kurang dari 6 bulan. Pembedahan dilakukan untuk mengikis tulang yag tumbuh pada tumit.
Dengan pembedahan, rasa sakit pada tulang calcaneus akan berkurang, aponeurosis plantar dihilangkan dan ditempelkan pada daerah lain selain tulang calcaneus. Setelah pembedahan, pasien justru disarankan untuk segera belajar berjalan untuk menghilangkan ketegangan pada tumit kaki. Sebaiknya juga hindari makanan penyebab nyeri sendi karena dapat berdampak pada proses penyembuhan.
Demikianlah artikel mengenai calcaneus spur dan cara mengatasinya. Selalu lakukan gaya hidup sehat dan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari penyakit maupun kelainan tulang.